Bukan Pria Idaman - Abdullah Faqoth
News Update
Loading...

Saturday, 14 March 2020

Bukan Pria Idaman

1. Akidahnya Amburadul
Di antara ciri pria semacam ini adalah ia punya prinsip bahwa jika cinta ditolak, maka dukun pun bertindak. Jika sukses dan lancar dalam bisnis, maka ia pun menggunakan jimat-jimat. Ingin buka usaha pun ia memakai pelarisan. Jika berencana nikah, harus menghitung hari baik terlebih dahulu. Yang jadi kegemarannya agar hidup lancar adalah mempercayai ramalan bintang agar semangkin PD dalam melangkah.

Inilah ciri pria yang tidak pantas dijadikan idaman. Akidah yang ia miliki sudah jelas adalah akidah yang rusak. Ibnu Qayyim mengatakan, "Barang siapa yang hendak meninggikan bangunannya, maka hendaklah dia mengkokohkan pondasinya dan memberikan perhatikan penuh terhadapnya. Sesungguhnya kadar tinggi  bangunan yang bisa dia bangun adalah sebanding dengan kekuatan pondasi yang dia buat. Amalan manusia adalah ibarat bangunan dan pondasinya adalah iman. (Al Fawaid)

2. Menyianyiakan Shalat 
Diriwayatkan dai Abu Hurairah, seorang lelaki buta datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata, "wahai Rasulluh, saya tidak memiliki penunjuk jalan yang dapat mendampingi saya untuk mendatangi masjid." Maka ia meminta keringanan kepada Rasulullah untuk tidak shalat berjama'ah dan agar diperbolehkan shalat dirumahnya. Kemudian Rasulullah memberikan keringanan kepadanya. Namun ketika lelaki itu hendak beranjak, Rasulullah memanggilnya lagi dan bertanya, "Apakah kamu mendengar adzan?" Ia menjawab, "Ya". Rasulullah bersabda, "Penuhilah seruan (adzan) itu." (HR. Muslim)

Jika pria yang menyia-nyiakan shalat berjama'ah di masjid saja bukan merupakan pria idaman, lantas bagaimana lagi dengan pria yang tidak menjalankan shalat berjama'ah sendirian maupun secara berjama'ah?

3. Sering Melotot Sana Sini
"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat." (QS. AN-Nur : 30)

Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan  dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya.

Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan, 
"Aku bertanya kepada Rasulullah shallalllahu 'alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja ). Kemudian Rasulullah memerintahkan kepadaku agar memalingkan pandanganku." (HR. Muslim no. 5570)

Boleh jadi laki-laki tersebut jika telah menjadi suami malah memandang lawn jenisnya sana-sini ketika istrinya tidak melihat. Kondisi seperti ini pun telah ditegur dalam firman Allah, "Dia mengetahui (pandanagan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati." (QS. Ghofir : 19)

4. Senang berdua-duaan
Dari Ibnu Abbas, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita jika brsama mahrom nya." (HR. Bukhari, no. 5233)

5. Tangan Suka Usil
Dari Abdulloh bin 'Amr, Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berjabat tangan dengan wanita ketika berbaiat." (HR. Ahmad dan Dishahihkan oleh Syaikh Salim dalam Al Manahi As Syari'ah)

6. Tanpa Arah yang Jelas
"Seseorang dianggap telah berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya."  (HR. Muslim, no. 996)
Berarti kriteria pria idaman adalah ia bertanggungjawab terhadap istrinya dalam hal nafkah.
Begitu pula hendaknya ia tidak melupakan istrinya untuk diajari agama. Karena untuk urusan dunia mesti kita urus, apalagi yang sangkut pautnya dengan agama yang merupakan kebutuhan ketika menjalani hidup di dunia dan akhirat.

Semoga bermanfaat

Pemateri : 👤 Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal Hafidzhahullah

Sumber :
  • @muslimah.salafy
  • rumyasho.com
Add your opinion
Berikan Komentar
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done