Aku Terlahir Dari Keluarga Yang Tak Mengenal Sunnah - Abdullah Faqoth
News Update
Loading...

Tuesday, 4 February 2020

Aku Terlahir Dari Keluarga Yang Tak Mengenal Sunnah

Aku terlahir dari keluarga yang awam tak mengenal sunnah...
Yang tak tau apa itu Manhaj Salaf, yang masih buta akan ilmu agama. Bahkan asing dengan ajaran-ajaran  murni yang dibawakan Rasulullah shalallahu 'alaihi wa saalam.
Kini kuberjuang sendirian Mendakwahi ibu, bapak, dan saudara-saudaraku yang lain. 
Wallahi, sungguh ini berat. Di mana ku harus melawan ini sendirian. Menghidupkan Sunnah sendirian, di tengah tengah keluargaku yang awam. Meski perih. Meski harus berdarah darah. Namun ku yakin dengan Manhaj Salaf akan memudahkan ku menginjak surgaNya dan dapat bertemu Rasulku di Telaganya.
Mungkin diri ku tak seberuntung dirimu kawan, yang sejek kecil sudah mendapatkan nikmat terlahir dari keluarga Sunnah yang berManhaj Salaf. Tapi aku tak pernah kecewa pada takdirNya, meski kadang hatiku luka karena belum bisa membawa mereka keluarga ku kepada Al-Haq. Kepada ajaran murni yang sesungguhnya.

Namun doa ku tak hentinya untuk mereka keluarga ku. Selalu ku upayakan segala cara agar  mereka tau, agar mereka mengerti dan menerima kebenaran ini. Meski kadang hatiku lelah tapi aku tak pernah menyerah, dakwah ini berat kawan. Bersabarlah sebentar saja untuk akhirat yang kekal didalamnya. Karena tentunya aku tak ingin masuk surga sendirian. Tapi ingin bersama keluargaku menuju Janahnya bertemu Rasulku di Telaganya. Meski hatiku sedih kawan. Namun aku percaya semuanya telah tertulis, telah Allah Subhanahu wa Ta'ala takdirkan untuk ku sebelum langit dan bumi ini diciptakan.
Tiada yang harus ku sesali terlahir di tengah keluarga awam yang tak mengenal Sunnah dan bukanlah suatu aib, tetapi suatu tantangan bagiku.
Bagaimana aku bisa membawa mereka menju janahNya, dengan menempuh jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala  dan Rasulnya Shallallahu 'alaihi wa sallam ridhoi ini menapaki kaki diatas Manhaj yang Haq ini (Manhaj Salafush Shalih).
Dan untukmu kawan. Yang sama berjuang sendirian banyaklah berdoa, merengek dan Memohonlah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar Allah lembutkan hati keluargamu, supaya mudah menerima kebenaran. Teruslah dakwahi keluargamu dengan cara yang ma'ruf kelembutan. 
Sumber :
📝 Umi Kalsum Agustian
Add your opinion
Berikan Komentar
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done