Larangan Terburu-buru Menuju Shalat - Abdullah Faqoth
News Update
Loading...

Sunday, 12 January 2020

Larangan Terburu-buru Menuju Shalat

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

"Jika kalian mendengar iqomah, maka berjalanlah menuju shalat. Namun Bersikap tenang, dan khusyu'lah. Gerakan imam yang kalian dapati, ikutilah. Sedangkan yang luput dari kalian, sempurnakanlah." (HR. Bukhari no. 636 dan Muslim no.602)

Diantara faedah dari hadits di atas adalah :
  1. Terlarangnya terburu-buru menuju shalat ketika mendengar iqomah atau takut akan luput raka'at. 
  2. Ketika seorang makmum masuk shaf, maka hendaklah ia mengikuti imam dalam apa pun kondisi imam, baik ia berdiri, ruku' atau sujud. Ketika imam sujud, maka makmum hendaklah bertakbiratul ihram dan langsung sujud dalam rangka mengikuti imam.
  3. Gerakan yang luput dari imam, hendaklah disempurnakan sendirian setelah imam salam.
  4. Alasan tidak boleh bercepat-cepat ketika itu adalah karena seseorang yang berjalan menuju shalat sudah terhitung layaknya ia berada dalam shalat. Sehingga sudah sepatutnya ia khusyu' dan tenang sebagaimana orang yang shalat.
  5. Asy Syaukani berkata bahwa tidak dikatakan makruh bagi seseorang yang bercepat-cepat sebelum iqomah. (Nalilul Author)
Jadi yang dikatakan makruh tergesa-gesa adalah ketika telah dikumandangkan iqomah atau takut akan kehilanagn raka'at.

 Pemateri : 👤 Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSC
Sumber : rumaysho.com

Add your opinion
Berikan Komentar
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done